Selasa, 26 Maret 2013

6 SISTEM INFORMASI GEOGRAFI


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!


SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM BIDANG PERTANIAN

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
2011/2012





ABSTRAK

Sistem Informasi Geografis merupakan sistem berbasis computer yang didesain untuk mengumpulkan, mengelola, memanipulasi, dan menampilkan informasi spasial (keruangan)1. Yakni informasi yang mempunyai hubungan geometric dalam arti bahwa informasi tersebut dapat dihitung, diukur, dan disajikan dalam sistem koordinat, dengan data berupa data digital yang terdiri dari data posisi (data spasial) dan data semantiknya (data atribut). SIG dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan dan menganalisis suatu obyek dimana lokasi geografis merupakan karakteristik yang penting, dan memerlukan analisis yang kritis. Penanganan dan analisis data berdasarkan lokasi geografis merupakan kunci utama SIG. Oleh karena itu data yang digunakan dan dianalisa dalam suatu SIG berbentuk data peta (spasial) yang terhubung langsung dengan data tabular yang mendefinisikan bentuk geometri data spasial. Misalnya apabila kita membuat suatu theme atau layer tertentu, maka secara otomatis layer tersebut akan memiliki data tabular yang berisi informasi tentang bentuk datanya (point, line atau polygon) yang berada dalam layer tersebut SIG juga merupakan sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi.
               

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat allah swt yang telah memberikan kekuasaan dan kemudahan sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah untuk memenuhi salah satu tugas untuk mata kuliah penerapan computer dalam bidang hpt. Makalah ini merupakan rangkuman dari beberapa sumber seperti yang tercantum dalam daftar sumber acuan.
Mengingat bahwa makalah ini masih dalam proses penyempurnaan maka dari itu mungkin masih banyak hal hal yang perlu di tambahkan, kami berharap semoga makalah ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan.  











                                                                                             Kudus  25  Maret 2013


                                                                                                                        penyusun

DAFTAR ISI




Contents


DAFTAR GAMBAR




















                                                                                                                   














DAFTAR TABEL

                 
                   Table 1                                                                           Table 2






















BAB I

Pendahuluan

1.1  Latar Belakang


SIG merupakan penggabungan data spatial dan data tabular yang telah berkembang sebagai sebuah tool yang powerful. Data tabular sebenarnya sudah cukup powerful untuk membantu manusia. Dari mulai penggunaannya pada proses-proses transaksi sederhana untuk perseorangan atau industri kecil sampai dengan transaksi-transaksi kompleks yang melibatkan ribuan bahkan jutaan pengguna dari seluruh dunia. Tidak berhenti disitu data tabular juga dapat dimanfaatkan sebagai tool yang lebih powerful lagi dengan menambahkan sistem cerdas yang memanfaatkan data yang telah terkumpul. Muncullah analisa-analisa seperti Natural Language Processing, OLAP, Data Mining, DSS, dan sebagainya.

           Dilain pihak data spatial juga sudah sangat membantu berjuta-juta orang mendesain mesin, bangunan, jalan, jembatan dan sebagainya. Dengan menggabungkan data spatial dan tabular ini, SIG dapat melakukan analisa-analisa tabular yang kemudian di representasikan ke dalam bentuk spatial, begitu juga juga sebaliknya, kondisi dan ciri-ciri spatial data yang dipunyai dapat diproses dan dimanfaatkan untuk mendukung analisa tabularnya. Sedikit berbeda dengan data spatial dalam bidang desain, SIG mempunyai data spatial yang merepresentasikan kondisi geografis bumi. Data dalam SIG, bentuk-bentuknya, letak-letaknya, koordinatnya, kontur-nya, dan sebagainya merupakan representasi dari kondisi riil di dunia ini. Karena itu, aplikasi SIG sangat berkaitan dengan suatu lokasi di bumi ini.










1.2 Rumusan Masalah

a). Apa peranan SIG dalam bidang pertanian?
b). Apa peranan SIG dalam bidang pangan?

1.3 Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah tentang SIG ini adalah agar kita dapat mengetahui pengertian, komponen, sistem komputer, kelebihan SIG dan mengaplikasikan SIG itu sendiri, serta mengetahui peranannya dalam bidang pertanian dan bidang pangan.


















 



BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Pengertian SIG

SIG (Sistem Informasi Geografis) adalah sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memangggil kembali, mengolah, menganalisis dan menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya (http//www.geografiana.com).

2.2. Komponen SIG

Komponen SIG ini antara lain adalah sistem komputer, data geospital, dan pengguna.
a. Sistem computer
Sistem komputer untuk SIG terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) dan prosedur untuk penyusunan pemasukkan data, pengolahan, analisis, pemodelan (modelling), dan penayangan data geospatial.

b. Data geospital
Data geospatial dibedakan menjadi data grafis (stau disebut juga data geometris) dan data atribut (data tematik). Data grafis mempunyai tiga elemen : titik (node), garis (arc) dan luasan (poligon) dalam bentuk vector ataupun raster yang mewakili geometri topologi, ukuran, bentuk, posisi dan arah.

c. Pengguna
Fungsi pengguna adalah untuk memilih informasi yang diperlukan, membuat standar, membuat jadwal pemutakhiran (updating) yang efisien, menganalisis hasil yang dikeluarkan untuk kegunaan yang diinginkan dan merencanakan aplikasi (http//www.geografiana.com).


2.3. Sistem Komputer untuk SIG

Sistem komputer biasanya terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Jadi sistem komputer ini antara lain adalah:

a. Perangkat Keras Perangkat keras ini antara lain:
1. Central Processing Unit (CPU)  CPU menjalankan program komputer dan mengendalikan operasi seluruh komponen.
2.Memory

2.4 Memory Utama:

adalah bagian paling esensi pada komputer seluruh data dan program berada pada memori utama untuk akses yang lebih cepat. Dibutuhkan setidaknya memori berkapasitas 64 MB untuk SIG berbasis PC.

2.5 Memory Tambahan:


digunakan data berukuran besar baik permanen maupun semi-permanen, dengan akses lebih rendah dibanding memori utama. Dikenal juga sebagai media penyimpanan data, seperti harddisk, disket (floppy disk), pita magnetis atau cakram padat optis (CD-ROM). Untuk harddisk dibutuhkan setidaknya yang berkapasitas 1 GB.
2.6  pengaplikasian SIG di bidang hpt
            Pengalikasian SIG dalam bidang hpt yaitu SIG dapat digunakan untuk pemetaan suatu lahan pertanian hal ini bertujuan untuk mengetahui berapa populasi suatu hama pada lahan yang kita petakan misalnya kita memetakan suatu lahan pada lahan tersebut terdapat populasi hama yang cukup besar ,pada hal ini SIG dapat digunakan yakni untuk mengetahui kapan hama tersebut menyerang dan mrugikan.
            Selain itu SIG dapat digunakan untuk mengetahui bagai mana keadaan geogerafis suatu lahan yang akan di Tanami hal ini sangat penting karena apabila kemiringan lahan terlalu miring maka akan menyulitkan petani untuk mengolah lahan tersebut dan disamping itu dapat mempengaruhi pola sebaran hama dan penyakit









3. Alat tambahan (Peripherals)

3.1 Alat Masukan

( Input Devices) Input Devices ini antara lain: key board, mouse, digitizers, pemindai (scanner), kamera digital, workstation fotogrametris digital.

3.2 Alat Keluaran

(Output devices) Output Devices ini antara lain: monitor berwarna, printer, plotter berwarna, perekam film, dll (http//www.geografiana.com).
b. Perangkat Lunak Perangkat lunak ini terdiri dari sistem operasi, compiler dan program aplikasi.
1. Sistem Operasi
Sistem operasi ini berfungsi untuk mengendalikan seluruh operasi program, dan juga menghubungkan perangkat keras dengan program aplikasi.
2. Compiler
Compiler ini berfungsi untuk menerjemahkan program yang ditulis dalam bahasa komputer pada kode mesin sehingga CPU mampu menjalankan program yang harus dieksekusi. Bahasa kompiler yang biasa digunakan adalah C, Pascal, FORTRAN, BASIC, dll.

3. Program Aplikasi
Sekarang ini banyak vendor (perusahaan pembuat software) menyediakan software SIG (http//www.geografiana.com).
2.4. Manfaat SIGManfaat SIG ini antara lain yaitu:
a. Inventarisasi Sumber Daya Alam.
Melalui penerapan GIS, dapat diidentifikasi tentang potensi-potensi alam yang tersebar di suatu wilayah. Identifikasi ini akan memudahkan dalam pengelolaan sumber alam untuk kepentingan orang banyak.

b. Disaster Management.
Yaitu aplikasi GIS dapat digunakan untuk melakukan pengelolaan rehabilitasi pasca bencana. Misalnya, saat bencana tsunami menerjang Aceh dan Nias, Badan Rehabilitasi - Rekonstruksi Aceh - Nias (BRR Aceh-Nias) menggunakan GIS untuk memetakan kondisi terkini dan menentukan prioritas pembangunan di lokasi yang paling parah kerusakannya.

c. Penataan Ruang & Pembangunan sarana-prasarana.
Manfaat teknologi GIS yang ketiga ini dapat berbentuk banyak hal. Mulai dari untuk analisis dampak lingkungan, daerah serapan air, kondisi tata ruang kota, dan masih banyak lagi. Penataan ruang menggunakan GIS akan menghindarkan terjadinya banjir, kemacetan, infrastruktur dan transportasi, hingga pembangunan perumahan dan perkantoran.

d. Investasi Bisnis dan Ekonomi
Dengan adanya peta informasi daerah, dapat ditentukan arah pembangunan. Dan para investor pun bisa menentukan strategi investasinya berdasarkan kondisi geografis yang ada, kondisi penduduk dan persebarannya, hingga peta infrastruktur dan aksesibilitas.


e. SIG dapat digunakan untuk sektor Pertahanan & Komunikasi.
Peta data spasial dapat berguna bagi pemerintah untuk mengidentifikasi batas-batas perairan dan daratan. Dari segi komunikasi, GIS bisa berguna untuk mengidentifikasi dan menentukan persebaran coverage menara transmitter atau BTS.

f. SIG dapat digunakan untuk Games, Entertainment dan Edutainment.
Di negara-negara maju, aplikasi ini dimanfaatkan untuk membuat permainan interaktif seperti SIM City. Juga untuk fungsi hiburan layaknya yang dilakukan di film-film Hollywood. Pemerintah sendiri bisa ambil bagian dalam mengembangkan aplikasi GIS untuk fungsi pendidikan, seperti Globe, Atlas, dan peta interaktif lainnya (http//mbojo.wordpress.com).


 


BAB III
PEMBAHASAN

3.1 SIG untuk Pertanian.


Pemetaan kawasan dan lahan pertanian Pemetaan sangat di butuhkan dalam lingkup pertanian, karena dengan adanya pemetaan kita dapat mendeteksi apakah lahan tersebut layak untuk ditanami atau tidak. Dengan adanya pemetaan tersebut kerugian dapat diminimalis, sehingga ujung dari perlakuan tersebut (pemetaan) itu sendiri adalah keuntungan yang akan kita dapatkan. Apabila lahan itu sudah terdeteksi baik untuk pertanaman, maka keuntunganpun akan mengalir.

b. Penentuan batas dan luas kawasan pada lahan pertanian Penentuan batas ini sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, karena setiap batas lahan itu mempunyai tingkat kesuburan yang berbeda-beda. Dengan adanya penentuan batas ini, kita dapat mengetahui lahan mana yang mempunyai tingkat kesuburan yang rendah, sehingga lahan tersebut tidak ditanami.

c. Pemantauan pergerakan kendaraan pertanian dan kendaraan pembawa, serta pendistribusi hasil-hasil pertanian. Dengan adanya pemantauan kendaraan serta pendistribusian hasil-hasil pertanian kita dapat memprediksi apakah hasil-hasil pertanian tersebut sudah banyak dipasaran atau tidak. Apabila belum banyak yang ada dipasaran, kita dapat menargetkan hasil-hasil pertanian tersebut untuk didistribusi dipasaran.

d. Pembangunan dan aplikasi dari SIG-Pertanian Aplikasi SIG-Pertanian sangat dibutuhkan oleh pertanian Indonesia, karena pembangunan pertanian saat ini sangat dibutuhkan. Tetapi sekarang realnya pertanian menurun dan yang mengalami pembangunan adalah bidang perindustrian.

3.2 SIG dalam pangan
 Penggunaan SIG dalam pangan ini sangat dibutuhkan, karena SIG ini dapat melacak atau menganalisis bahan-bahan pangan yang masih layak untuk dikonsumsi atau tidak. Pada perusahaan, apabila akan mencantumkan expired harus melalui penelitian atau percobaan terlebih dahulu. SIG ini dapat berperan sebagai penunjang dengan adanya expired yang akan dicantumkan pada produk, sehimgga expired tersebut benar-benar valid. Dengan ilustrasi di atas, expired akan berhubungan dengan keamanan pangan. Dimana keamanan pangan ini merupakan hal yang tidak mudah dalam lingkup perusahaan, karena keamanan pangan ini akan melibatkan khalayak yang mengkonsumsi produk tersebut. Agar keamanan pangan terjamin alangkah baiknya SIG ini dimanfaatkan.







                                                           










BAB IV
PENUTUP


4.1 Kesimpulan.

Sebelum melakukan penanaman lebih baik SIG ini dimanfaatkan agar keuntungan / nilai ekonomi hasil pertaniannya dapat meningkat.


b. SIG dalam bahan pangan dapat menganalisis tentang akan dicantumannya expired pada bahan pangan.
a. Sebaiknya pembangunan pertanian lebih didahulukan daripada pembangunan perindustrian.
b. Sebaiknya SIG harus banyak yang menggunakan, karena pada saaat ini SIG merupakan teknologi tercanggih pada sistem komputer.















Daftar pustaka

http//mbojo.wordpress.com/2007/05/02/klasifikasi-iklim/. Diakses pada tanggal 10 Juni 2009
http//www.geografiana.com/. Diakses pada tanggal 10 Juni 2009
http//www.danielhp.com/. Diakses pada tanggal 13 Juni 2009




6 komentar:

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
sandimario28 mengatakan...

terimakasi sangat bermanfaat banget,,

kujungan web kami juga dan website kampus kami
https://sandimario28.mahasiswa.atmaluhuhur.ac.id/
https://www.atmaluhur.ac.id

ahmad rizal f mengatakan...

wah...materi ini sangat membatu tambah pengetahuan ilmu dalanm bdang pertanian.terima kasih ya gan infonya jangan lupa ya
kunjungin website saya
https://ahmadrizalfahlepii.mahasiswa.atmaluhur.ac.id/ dan website Kampus saya
http://www.atmaluhur.ac.id

Bagas Hamdi Wibowo mengatakan...

Penjelasan tentang sistem informasi geografis dalam bidang pertanian yang baik dan rinci yang memberikan suatu ilmu baru kepada saya.Dan memotivasi saya untuk
terus belajar dan belajar.Terima kasih atas ilmu yang sangat bermanfaat ini semoga anda lebih bersemangat lagi dalam menulis serta memberikan ilmu yang bermanfaat lainnya sekali lagi terima kasih.


Bila ada waktu jangan lupa kunjungi website saya meong.mahasiswa.atmaluhur.ac.id.
Dan juga website kampus saya www.atmaluhur.ac.id.
Terima kasih :)

Andi mengatakan...

materinya sangat membantu dalam ilmu pengetahuan tentang geografis. makasih gan.
Kunjungin website saya dan website kampus saya juga kak.
https://andi.mahasiswa.atmaluhur.ac.id/
http://www.atmaluhur.ac.id

Erry Kurniawan mengatakan...

terima kasih sensei sangat membantu saya sekali.
ohhh yaaa !!!
jangan lupa kunjungi website saya dan website kampus saya.
https://errykurniawan.mahasiswa.atmaluhur.ac.id
http://www.atmaluhur.ac.id

Posting Komentar

SARJANA KOMPUTER ADALAH IDAMAN MERTUA